Baca Juga: Lima UMKM Binaan BRI Go Global, Ikut Pameran 'Amazing Indonesia' di Jeddah
Selain itu, Ia juga mengklaim pihak PSSI telah berkoordinasi dengan FIFA dan AFC terkait keamanan para tamu dan tim dunia saat bertamu dalam kompetisi penyelenggaraan olahraga internasional.
"Pak Ketum PSSI (Erick Thohir) juga sudah berkoordinasi dengan FIFA dan AFC dan Insya Allah kita akan membuat surat bersama antara pemerintah dan PSSI yang kita layangkan untuk FIFA dan AFC,” jelsnya.
“Intinya isinya adalah Indonesia sangat siap untuk menerima para tamu dan tim dunia untuk event (olahraga) kelas internasional," pungkas Menpora Dito.
Dukungan AFC ke Bahrain
Seperti diketahui, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) secara resmi telah menanggapi permohonan Federasi Sepak Bola Bahrain (BFA) untuk tidak bermain di Indonesia, pada matchday ke-8 fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
"Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah mengetahui kekhawatiran yang disampaikan BFA atas keselamatan dan keamanan timnas mereka pada laga tandang Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melawan Indonesia yang dijadwalkan pada 25 Maret 2025," tulis pernyataan AFC yang tayang, Jumat (18/10/2024).
Baca Juga: Berkat Pemberdayaan BRI, UMKM Ikan Asap Bulukumba Berhasil Tembus Pasar Internasional
AFC mengklaim, masalah yang disoroti BFA adalah hal yang serius dan berkomitmen penuh untuk memastikan keamanan ofisial tim Bahrain dengan mendiskusikan hal tersebut dengan FIFA.
"AFC memandang masalah ini secara serius dan berkomitmen penuh untuk memastikan keamanan official tim (Bahrain) terhadap segala macam pelecehan dan ancaman.
“AFC akan mendiskusikan masalah ini lebih jauh dengan FIFA, BFA, dan PSSI, untuk menciptakan lingkungan yang aman dan terjamin dalam laga (Indonesia vs Bahrain) tersebut," tegas AFC.
Bahrain Merasa Terusik Fans Timnas Indonesia
Terkait kasus ini, sebelumnya BFA telah pernyataan resmi usai merasa terusik oleh fans sepak bola Indonesia yang melempar penghinaan dan ancaman di media sosial.